Oleh-oleh dari ICT
Hari ini saya mempunyai kesempatan untuk mengunjungi pameran ICT di JHCC Senayan Jakarta. Pameran dibuka dari pukul 10.00 hingga 21.00 dari tanggal 3-5 Mei 2007, diresmikan pembukaannya oleh Menteri Kominfo Sofjan Djalil (at least masih jadi Menteri sampai detik ini).
Pameran ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan kemajuan teknologi telekomunikasi dan informasi, terlebih dengan booth utama terdapat nama-nama besar seperti: Indosat, XL, Telkomsel, Bakrie Telemko, Mobile-8, Nokia-Siemens Network, dan menyempil satu dari dari software yaitu Microsoft Indonesia. Selebihnya adalah perusahaan dan asosiasi yang berhubungan dengan IT.
Yang menarik dari pameran ini adalah adanya exhibitor dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore. Beberapa perusahaan di negara tetangga itu menawarkan produk dan jasa mereka dalam hal teknologi komunikasi dan informasi, walaupun saya belum pernah mendengar nama-nama perusahaan tersebut, atau mungkin saya yang kurang gaul.
Selain itu bisa saya laporkan sebagai intermezzo, SPG di pameran ini cukup ‘berkualitas’, mulai dari bagian pendaftaran hingga penjaga stand pameran, menampilkan gadis-gadis yang oke. Menurut saya kualitasnya setingkat dengan SPG penjaga pameran otomotif, bahkan mestinya yg ini lebih baik karena mesti punya otak lebih cerdas supaya bisa menjelaskan istilah-istilah teknis IT, dibanding SPG pameran otomotif yang cuma mejeng dengan dibekali istilah DOHC, aki, karburator, dan tiptronik.
Semua operator telekomunikasi menawarkan solusi mobile internet (lihat blog saya sebelumnya) dan akan saya jelaskan satu-persatu. Telkomsel menawarkan Telkom Flash, Telkom dengan internet via TelkomFlexi dan Speedy, serta XL menawarkan paket data (padahal akan berakhir 31 Mei ini). Paket XL masih seperti yang dipromosikan yaitu Rp 99,000/bulan untuk 1GB.
Esia menawarkan WiMode, dialup internet Rp 100/menit untuk pasca bayar dan Rp 125/menit untuk prabayar, serta menjual USB CDMA yang cukup murah yaitu Rp 750,000. Ada juga Icon+ (anak perusahaan PLN) yang mulai keluar sarang dengan menawarkan solusi internet menggunakan fiber-optik (mungkin menyerah dengan konsep internet via kabel listrik yg kurang mendapat tanggapan).
Indosat kali ini tampil cukup mengejutkan, dengan all-out menawarkan solusi Corporate GSM dan Internet. Ternyata Indosat juga memiliki solusi seperti Telkomsel, mulai dari GSM-PABX Integration, SMS Bulk, Corporate GPRS, Corporate i-Ring hingga i-Phone, semuanya tidak pernah digembar-gemborkan seperti Telkomsel dan XL sehingga masyarakat tidak mengetahui adanya produk-produk semacam ini.
Dari pameran ini saya mendapat update harga paket terbaru untuk mobile internet. Untuk pelanggan Matrix terdapat paket yang cukup lumayan yaitu:
| Paket | Tarif | |
| Volume | Tarif/bulan | |
| Paket Data Extra | 250MB | Rp 100,000 |
| Paket Data Super | 550MB | Rp 200,000 |
Sedangkan Mentari dan IM3 mempunyai tarif promo Rp 1/KB atau Rp 100/menit. Untuk paket Indosat 3.5G Broadband (nomor prefix 0814), tarif promo adalah:
| Paket | Tarif | |
| Volume | Tarif/bulan | |
| Paket Light | 1GB | Rp 130,000 |
| Paket Medium | 2.5GB | Rp 275,000 |
Akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar Indosat 3.5G Broadband di pameran ini, dibantu oleh penjaga stand yang mungkin masih baru pembukaan sehingga masih perlu tanya sana-sini. Terdapat paket bundling bersama USB 3G Card seperti Huawei E220 dan model lainnya dengan komitmen berlangganan 1 tahun. Saya memutuskan untuk mengambil paket Internet light (Rp 130,000/bulan=1GB) tanpa hardware karena saya perkirakan tarif promo tidak bertahan lama.










ESIA=ESIAL=ESIALLL.Dahulu harga permenit pake wimode Rp 100/menit bro sekarang 125+ppn10%=Rp140/menit kadang di bulatkan samapai 160/menit . MAHALLL AMIR BRO mending pake tekomsel mana cepat lage speednya bro. WIMODE=LEMOT=MAHAL.
Leave your response!