Membangun PC Tanpa License
Gerakan Open-Source yang sudah sekian lama termasuk kampanye freeware seharusnya sudah cukup membuat orang menggunakan produk gratisan, tetapi kenyataannya masih banyak user yang memakai PC dengan software bajakan. Walaupun pengguna PC rumah cukup aman dari sergapan aparat polisi, tetapi bahaya mengintip kapan aja, tul kan? ya iya lahhh.
Hampir semua program yang Anda perlukan tersedia di platform Linux kecuali games. Hanya faktor manusia, kebiasaan, dan kemauan saja yang menghalangi proses migrasi. Selama sepuluh tahunan terbiasa melihat logo Windows di komputer, memang ada kecenderungan untuk status quo - tidak mau berubah. Tidak bisa dipungkiri ada beberapa program yang sangat baik dijalankan di platform Windows, di mana salah satunya dan yang paling penting adalah M$ Office. Saya jadi teringat quote dari seseorang: hambatan seseorang untuk pindah dari platform Windows ke platform lain bukanlah OS Windows melainkan Microsoft Office!
Sudah saatnya Anda mempertimbangkan penggunaan PC yang crack-free, license-free, dengan memakai produk freeware atau open source. Berikut saya memberikan rekomendasi freeware yang terbaik untuk PC Anda. Pokoknya semua GRATIS!
| Operating System | Ubuntu Linux |
| Office Productivity | OpenOffice 2 |
| unZIP utilities | 7Zip |
| Browser | Mozilla Firefox 2 |
| Image Processing | GIMP |
| Email Client | Thunderbird 2 |
| Video Media Player | VLC |
| Photo Viewer | xnView |
| Web Server | Apache |
| Database Server | mySQL 5 |
| Torrent Client | Azureus |
Daftar di atas hanya yang penting-penting saja yang pasti Anda perlukan, jika Anda merasa software/tool ada yang kurang (sering Anda pakai di Windows dan mau tau apa namanya di Linux) silakan ditanyakan lewat comment form di bawah, mungkin saya bisa menjawab










Platform GNU juga punya lisensi yang namanya GPL, jadi istilah license-free kurang tepat. Dan Open-Source tidak selalu berarti gratis. Ada juga yang perlu bayar, tergantung kesepakatan di lisensinya (yang bersifat open-source tidak hanya software-software GNU). Tapi sebagian besar memang gratis. Yang jelas source code-nya bisa diakses, dan crack-free, but not as in free beer. I don’t drink beer.
Saya belum jadi pengguna GNU OS, I hope soon.
Nambahin ya. Untuk IM client tersedia Pidgin. Ingin menjalankan program Windows di linux, ada Wine (pernah terpikir mencoba menjalankan Microsoft Office dari linux?) Ingin User Interface memukau out-of-the-box? Try LinuxMint instead of Ubuntu Linux.
Dan sekedar mengingatkan. Platform GNU hanyalah alternatif, tidak selalu terasa lebih baik daripada software-software yang biasa dibajak. In some parts they are better, in some other they’re just sufficient. Jaminannya adalah bisa didapat dengan mudah tanpa membajak. Legal, Halal.
hambatan pindah ke linux misalnya, selain karena terlanjur suka ms office, juga untuk saya karena pc saya spek lama, dan belum mendapatkan liux yang cocok untuk spek lama. misalnya yang setara dengan win 2000 multilanguage untuk pc II masih bisa jalan dengan ms officenya, tapi linux kadang bisa jalan tetapi dengan keterbatasan di multilangugenya, oo-nya yang pake java juga terasa berat.
ada ndak linux yang sekelas win 2000, dapat dipakai di pc spek bawah tetapi juga secara fungsi dan fitur cukup memadai
@kafa : ada pak, bisa coba Puppy linux, damn small linux, slax dan banyak lagi. Saya rekomen coba puppy. Oke punya tuh Pak..
Leave your response!
Recent Posts
Tags
Acid3 Apple Avatar Browser DS Entertainment firefox Game Gears Google GSM Handheld Hardware Hosting Internet iPhone Javascript Leopard Mac MacBook Microsoft minefield Mobile mozilla Nintendo Office Software Spyware Teknologi Turbo USB Virus Web Web 2.0 WordpressArchives
Meta
Blogroll
Categories
Most Commented