PayPal : Linux dapat menggantikan Mainframe
Pengumuman : Saat ini, PayPal memproses transaksi senilai $1,571 per detik dalam 17 mata uang didukung oleh 4,000 server Red Hat Linux.
Grid Linux merupakan kekuatan dibalik sistem pembayaran PayPal, dan ini mengguncang keyakinan para pecinta mati mainframe. Scott Thompson, mantan executive VP of technology solutions dari Inovant, pernah bertanggung jawab terhadap divisi Visa, untuk menangani semua transaksi Visa di seluruh negeri. VisaNet system dibuat diatas IBM mainframes.
Pada February 2005, Thompson menjadi chief technology officer di divisi pembayaran eBay, PayPal, dimana dia menghadapi sebuah organisasi yang terbilang masih muda yang membangun semua infrastruktur transaksinya menggunakan open source Linux dan PC Server. Hmmm, begitu pikirnya saat itu.
Saat ini dia mensupervisi sistem pembayaran elektronik PayPal, memang lebih kecil daripada VisaNet dalam jumlah dan total dollar transaksi. Namun perkembangannya luar biasa cepat. Sebagai gambaran saat ini per detik nya PayPal melayani $1,571 nilai transaksi dalam 17 mata uang yg berbeda. Pada tahun 2006, perusahaan yang berasal dari Palo Alto, memproses senilai total $37.6 miliar transaksi. Dan menuju $50 Miliar pada tahun ini.
Perkembangan PayPal ini juga didukung dengan perkembangan grid yang berbasiskan Intel daripada menggunakan mainframe. Dalam dunia mainframe, biaya untuk menaikkan kapasitas sebesar 15%-20% adalah luar biasa. Dalam dunia PayPal, mereka menambahkan ratusan server dalam 1 malam dan biaya dalam ribuan dollar, bukan jutaan.
Tentunya kemudahan yang didapat PayPal ini harus didukung oleh ratusan engineer yang siap dan memonitor sistem pembayaran PayPal dengan skill yang tinggi. Thompson juga tidak khawatir terhadap issue patent ‘indemnification’ yang diulas Teknolagi dalam ‘Ronde Pertama, Linux vs Patent‘










Leave your response!