OpenOffice 3.0 : Beyond Expectation!
Beberapa waktu lalu OpenOffice.org merilis OpenOffice versi 3.0 beta (OOo 3.0) yang akan segera menggantikan versi 2.0 yang beredar. Walaupun masih beta version, tidak ada salahnya mencoba kan? Pengalaman saya menggunakan 3.0 beta ini cukup baik. Saya pakai versi untuk Mac juga versi untuk Windows XP.
OpenOffice.org 3.0 for Mac dibuat khusus untuk pemakai Mac native dengan processor Intel, jadi di atas kertas performance-nya akan jauh lebih baik dari versi 2.0 yang masih menggunakan X11. Download file DMG, kemudian tinggal di-run dan dilempar ke folder Application, lalu tinggal panggil aplikasi OpenOffice ini. Waktu yang diperlukan untuk loading aplikasi sekitar 5-6 detik (Leopard 10.5.2, Intel Core 2 Duo 2.0GHz, 1.5GB DDR2), sebanding dengan loading Pages.app dan lebih cepat dibanding Ms. Office for Mac.
OpenOffice.org 3.0 for Windows lebih mencengangkan lagi. Waktu loading hanya sekitar 2-4 detik, hanya terpaut sedikit dengan loading Office 2003. Waktu loading memang menjadi krusial di Windows karena dulu ini yang membuat orang malas menggunakan OOo versi 2.0 karena loading bisa mencapai 10-15 detik. OOo 3.0 for Windows menggunakan JRE (disertakan dalam instalasi), dan akan memasang sebuah program kecil QuickStarter (diload bersamaan dengan login Windows). QuickStarter inilah yang membuat loading aplikasi OOo berjalan cepat.
Layar pertama yang muncul adalah welcome screen yang menanyakan mau buat text, spreadsheet, presentation, drawing, dll. Menu dirancang semirip mungkin dengan Microsoft Office 2003, jadi Anda pasti familiar. Dokumen yang disimpan OOo 3.0 akan mempunyai format standar ODF (OpenDocument Format), tetapi tetap ada opsi untuk simpan ke format Office XP/2000/2003 atau Office 2003 XML, dan tidak lupa fasilitas simpan langsung ke format PDF yang ada dari versi awal.
Pengalaman saya menggunakan Writer (equiv. Word) dan Calc (equiv. Excel) sangat menyenangkan, tidak ada masalah. Dokumen yang dibuat dengan Word dan Excel dapat dibaca dan dibuka dengan baik dan rapi. Sedangkan untuk Impress (equiv. PowerPoint), di sini letak kelemahan OpenOffice. Mereka tidak menyertakan banyak template seperti di Ms Office atau Mac Keynote.
Kesimpulannya OpenOffice 3.0 ini semakin mudah dipakai. Sebuah alternatif yang sangat menggiurkan mengingat OpenOffice dapat dipakai gratis karena sifatnya yang open source. Seharusnya tidak ada masalah user jika kantor Anda memutuskan ingin mengganti Microsoft Office yang mahal ke OpenOffice yang gratis ini, yang ada hanya masalah ‘psikologis’. Tentu saja untuk keperluan bisnis, Anda harus tunggu sampai versi 3.0 dirilis secara resmi karena versi beta selalu ada bug walaupun sampai sekarang belum saya alami.
File download sekitar 170MB dapat di-download di sini. Ayo dukung gerakan open source!










[...] Read More [...]
Uda saya download (File dalam bentuk: JavaSetup.jar), tapi install nya binggung gimana cara. Biar aku bisa pake juga.
@nissi kayaknya Anda salah click download? filenya mestinya ber-extention EXE untuk Windows dan DMG utk Mac. Coba dilihat lagi di http://download.openoffice.org/3.0beta/
saya mengalami masalah ketika selesai instalasi open office 3.0. program tidak berjalan dengan baik ketika saya coba untuk membukanya (tidak muncul aplikasi). mohon bantuannya dan bisa di sent ke du_achilles@yahoo.com
Terimakasih.
Leave your response!
Recent Posts
Tags
Acid3 Apple Avatar Browser DS Entertainment firefox Game Gears Google GSM Handheld Hardware Hosting Internet iPhone Javascript Leopard Mac MacBook Microsoft minefield Mobile mozilla Nintendo Office Software Spyware Teknologi Turbo USB Virus Web Web 2.0 WordpressArchives
Meta
Blogroll
Categories
Most Commented